twitter

Tampilkan postingan dengan label Artikel islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel islami. Tampilkan semua postingan


Setelah kemarin saya sempat share tentang tata cara solat tasbih,nah sekarang tentang solat duha. Solat duha ini dailakukan ketika matahari sudah terbit,kira-kira mulai pukul 07-00 wib sampai 11.00 wib. banyak sekali hadist yang menyerukan tentang keutamaan solat duha salah satunya hadist yang diriwayatkan oleh imam tobronni dari abi hurairah R.A.

sebetulnya di surga ada sebuah lubang yang disebut dengan lubang duha dimana pada hari kiamat ada yang memanggil kita yang bunyinya : barang siapa yang suka melaksanakan solat duha  maka masuklah ke kamu sekalin kedalam lubang surga dengan rahmat Allah. Dan Nabi Muhammad SAW suka melaksanakan solat duha sebanyak empat rokaat.

Dan inilah tatacara solat duha :

·         Niat >> Ushali sonatadduha rok’ataini lillahhita’alaa.
·         Membaca surat al-fatihah
Pada rokaat pertama setelah membaca surat al-fatihah lalu membaca surat assamsy.
Pada rokaat kedua setelah membaca surat al-fatihah lalu membaca surat adduha atau al-ikhlas.
·         Dan selanjutanya dilakukan sama esperti kita solat fardu.
Setelah salam kita membaca “yafatthu”,”yaa rojjaaqu”,”yaa wahhaabu”,sebanyak 40 kali,”yaa basitu” 25 kali.

Lalu membaca do’a :
Allahuma duhaa a duhaa uka walbahaa  a bahaa uka waljamaala jamaaluka walkuwwata kuwwatuka walkudrota kudrotuka walismata ismatuka allahuma inngkana rijqii fiissama’I faangjilhuu waingkana fil ardi faahkrijhu waingkana mu’sirong fayasirhu waingkana haroomaan fatohirhu waingkaana ba’daan faqoribhu bihaqqi duhaika wabhaaika wajmaalika waquwwatika aatini maataita I’baaadakassolihin. Allahuma bika usshawilu wabika uhawilu wabika uqaatilu robbigfirlii warhamnii watub a’alyya innakattawaburohim.
Semoga bermanfaat . . .


                                                                                                                        Wallohu a’lam



              Internet sebagaimana yang telah kita ketahui bersama,memiliki manfaat yang sangat banyak diantaranya sebagai media informasi dan komunikasi bagi seluruh umat manusia di dunia. kita bisa saling berkomunikasi dengan keluarga yang jaraknya menurut logika sangant jauh seperti diluar negri,akan tetapi dengan adanya internet semua itu bukanlah penghalang untuk dapat saling berkomunikasi dengan keluarga tercinta. Maka dari itu kita harus pandai-pandai dalam memanfaatkanya. Misalnya kita tidak melalaikan waktu di depan internet hanya untuk sekedar bermain game online,chatting,melihat hal-hal yang tidak penting tanpa batas waktu.
            Diantara perkara penting yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan internet adalah :
1. 1.  Gunakan internet untuk hal yang bermanfaat
Waktu adalah nikmat yang sangat besar,akan tetapi banyak orang-orang yang menyia-nyiakan waktu hanya untuk keperluan yang kurang penting atau bahkan sia-sia.
22.      Menjaga pandangan mata
Dalam dunia internet tidak akan bisa lepas dari gambar-gambar yang haram untuk dilihat,seperti gambar wanita yang auratnya terbuka,bahkan ada yang sampai telanjang. Oleh karena itu sudah diharuskan bagi kita untuk menjaga pandangan mata agar kita tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak di inginkan.
Sebagaimana dalam hadist rosulluloh saw yang artinya :
“ tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki dari pada fitnahnya wanita” (Hr.Bukhori dan  Muslim)
33.   Senantiasa merasa dalam pengawasan Allah swt
Inilah hal yang sangat penting bagi kita saat berada di dunia maya,yaitu menghindarkan hati agar senantiasa merasa diawasi oleh Allah SWT,sebagaimana dalam firman Allah dalam surat al-baqarah ayat 235 yang artinya :
“ Dan ketahuilah bahwasanya allah mengetahui apa yang ada di dalam hatimu,maka takutlah kepada-Nya.

Demikianlah,sebagai seorang muslim kita harus saling menasehati dan saling mengingatkan. Karena dengan adanya internet dapat menjadikan iman seseorang berkurang bahkan masuk kedalam neraka jahanam dan juga sebaliknya dapat menjadi catatan amal baik bila orang tersebut cerdas dalam menggunakanya.

Wallohu a’lam…



Disunatkan buat orang muslim yang balig dan berakal  (tidak gila) untuk melaksanakan sholat tasbih. Dan kita tidak boleh sampai tidak pernah mengerjakan solat tasbih,minimal antara satu minggu sekali atau satu bulan sekali atau satu tahun sekali. Barang siapa yang meninggalkan solat tasbih berarti orang itu telah mengentengkan soal agama.sholat tasbih terdiri dari 4 roka’at. Apabila kita mengerjakanya di waktu malam lebih baik yang empat roka’a itu dikerjakan dua roka’at-dua roka’at dan apabila siang hari langsung empat roka’at.
Tata cara solat tasbih :
1.        Niat
“ushallii sunnata tasbiihi rak’atiin adaa an lillaahi ta’aalaa”
2.       Lalu membaca do’a iftitah Lalu membaca surat alfatihah
Pada roka’at :
·         pertama setelah membaca surat alfatihah lalu membaca surat attakasur
·         kedua setelah membaca surat alfatihah lalu membaca surat al-assr.
·         Ketiga setelah membaca surat alfatihah lalu membaca surat al-kafirun
·         Keempat setelah membaca surat alfatihah lalu membaca surat al-ikhlas.
3.       Setelah membaca surat al-fatihah dan surat yang tadi disebutkan di atas kita tidak boleh langsung ruku’u tetapi membaca tasbih (sunhanallahi walhamdullillahi walaa ilahha illallohu wallohu akbar). Sebanyak 15 kali.
4.       Lalu ruku’u membaca subhaana robbiyal a’dzimi waabihamdihi sebanyak 3 kali diteruskan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali.
5.       Lalu I’tidal dan do’anya.
6.       Lalu sujud membaca subhaana robiyal a’laa waabihamdihi sebanyak 3 kali diteruskan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali.
7.       Lalu duduk diantara sujud dua dan do’a nya diteruskan dengan membaca tasbih sebanyak 10 kali.
8.       Lalu setelah sujud yang kedua kita tidak boleh langsung berdiri tetapi membaca tasbih dulu sebanyak 10 kali,
9.       910.  Lalu lanjutkan hal yang  di atas sampai roka’at yang keempat dan sebelum salam kita membaca do’a dulu yang isi seperti ini :
allahuma innii as aluka taupiiqa ahlilhhudaa wa’amaala ahhliilyaqiin wamunaashihata ahhliltaubati wa’ajma ahhlilshabri wajzidda ahhliilkhasyati wattolaba ahhlirru’bati wata’abbuda  ahhlilwara’I wa’irfaana ahhlili’lmi hattaa akhoofaka. Allahuma inni as asluka mukhaafatan tahjzujunii a’n ma’aa shiika hattaa a’mala bittoa’tika a’amalan asstahiqqu bihhiridooka wahattaa unaashihaka bittaubati khaufaan minka wahatta akhlusso lakannasiihata hayaa an minka wahatta attawakala a’laika fiimiuurihasna dzonniin bika subhaana khaaliqinnaarr.


wallohu a'lam. .


Saudaraku,

Sadarkah kita, bahwa sudah sekian banyak pandangan mata kita umbar tiada batas untuk memandang segala hal yang ada dihadapan?
Sudah berapa banyak hal-hal terlarang yang pernah kita pandang hanya untuk kepuasan nafsu yang sangat sesaat namun sebenarnya sedang mengiring kita pada kerusakan dan kehancuran?

Saudaraku,

Seorang Imam al ghazali di dalam kitabnya Ihya’ ulumuddin menyebutkan, bahwa mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila mata dibiarkan memandang yang dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh-sungguh jatuh ke dalam jurang”.

Saudaraku,

Sungguh tidak ringan hal-hal yang menyangkut masalah pandangan. Jika kita keliru menggunakannya dan senantiasa mengumbarnya untuk hal-hal yang dilarang, berarti kita mengancam diri dalam bahaya yang besar karena mata adalah pintu paling luas yang bisa memberikan banyak pengaruh pada hati.

Seorang ulama terdahulu pernah berkata, bahwa sesungguhnya hati adalah raja, sedang seluruh anggota tubuh merupakan pasukannya. Jika rajanya baik, maka baik pula pasukannya. Sedangkan jika rajanya buruk, maka buruk pula pasukannya. Selain itu menurut beliau, bahwa sekiranya hati dianugerahi pandangan, tentu ia (hati) tahu bahwa rusaknya pengikut-pengikutnya (anggota tubuh) adalah dikarenakan telah rusaknya hati, sedangkan kebaikan-kebaikan dari anggota tubuh adalah karena kebaikan hati.Menurut beliau, bahwa sumber bencana yang menimpa hati adalah karena hati tidak memiliki cinta pada Allah SWT, tidak suka berdzikir kepada-Nya, tidak menyukai firman, asma serta sifat-sifat-Nya.

Saudaraku,

Tidak mudah memang untuk senantiasa menjaga pandangan mata, menghindarkannya dari hal-hal yang dilarang dan akan mengotori hati. Namun, tahukah kita, bahwa kemanisan beribadah serta rasa kedekatan dengan Sang Kholiq akan senantiasa melingkupi jika kita sungguh-sungguh berusaha melakukannya? Sebagaimana disebutkan oleh seorang ulama terdahulu, bahwa memelihara pandangan akan menjamin kebahagiaan seorang hamba di dunia dan akhirat, memberikan nuansa kedekatan seorang hamba kepada Allah, menguatkan hati, serta membuat seseorang merasa lebih bahagia.

Lebih lanjut beliau menyebutkan, bahwa memelihara pandangan sesungguhnya akan menghalangi pintu masuknya bisikan-bisikan syaitan ke dalam hati. Dan sesungguhnya, jika kita mengosongkan hati untuk memikirkan hal-hal yang bermanfaat, maka Allah SWT akan meliputinya dengan cahaya.

Saudaraku,

kita tidak pernah tahu apa yang dikandung oleh pandangan mata dan apa yang terlintas di hati seseorang, kecuali oleh Allah SWT yang Maha Mengetahui. Apa yang menjadi rahasia diri kita, apa yang menjadi kecenderungan kita, hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui. Semua rahasia diri kita sesungguhnya begitu jelas dilihat oleh Allah SWT tanpa tersekat oleh apapun. Kita mungkin mampu berpura-pura dihadapan manusia, menunjukkan sifat dan sikap mulia, namun mampukah kita berpura-pura dihadapan-Nya?

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu haditsnya, bahwa “Hendaklah engkau menyembah Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, yakinilah bahwa Dia melihatmu”.

Saudaraku,

Perjalanan hidup hanya sebentar. Kita sekarang tengah melangkah di sisa-sisa tarikan nafas dari jatah hidup yang diberikan-Nya.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita, menganugerahkan kita hati yang hidup, hati yang merindukan belai kasih-Nya, yang senantiasa berdzikir dalam setiap degupan jantung, yang memompakan darah keimanan ke sekujur tubuh, sehingga hidup semata-mata untuk menggapai keridhoan-Nya.

Wallahu a’lam